Arsenal ke Final Carabao Cup, Jamie Redknapp Yakin The Gunners Bisa Borong TrofiArsenal ke Final Carabao Cup, Jamie Redknapp Yakin The Gunners Bisa Borong Trofi

Portal Olahraga Terupdate – Arsenal memastikan satu tempat di final Carabao Cup 2025/2026 usai menyingkirkan Chelsea dengan keunggulan agregat meyakinkan. Keberhasilan ini tidak hanya mengantar The Gunners ke Wembley, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa tim asuhan Mikel Arteta siap bersaing serius di semua kompetisi musim ini.

Kemenangan tersebut membuat Arsenal unggul agregat 4-2 atas Chelsea dan sekaligus mengakhiri catatan buruk mereka di fase semifinal yang sempat menghantui dalam beberapa musim terakhir.

Gol Kai Havertz Antar Arsenal Singkirkan Chelsea

Langkah Arsenal ke final dipastikan lewat gol penentu Kai Havertz pada menit ke-97. Memanfaatkan skema serangan balik cepat, Havertz yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol ke gawang mantan klubnya dan membawa The Gunners menang 1-0 di Emirates Stadium, Rabu (5/2/2026) dini hari WIB.

Hasil ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Arsenal yang sebelumnya gagal melaju ke final dalam empat kesempatan semifinal secara beruntun.

Jamie Redknapp: Arsenal Punya Mental Juara

Pengamat Sky Sports, Jamie Redknapp, memberikan pujian tinggi terhadap performa Arsenal. Ia menilai kelolosan ke final Carabao Cup bisa menjadi titik balik penting secara mental bagi Bukayo Saka dan rekan-rekannya.

“Arsenal sudah siap untuk menjadi pemenang,” ujar Redknapp dalam analisanya di Sky Sports.

Menurut mantan gelandang timnas Inggris tersebut, salah satu kekuatan utama The Gunners saat ini adalah kedalaman skuad yang dimiliki Mikel Arteta. Hal ini membuat mereka mampu bersaing di berbagai ajang sekaligus.

“Mereka sempat melewati masa sulit setelah beberapa kali nyaris juara. Tapi jika melihat kualitas tim, kedalaman pemain, dan cara bermain mereka, Arsenal sejauh ini adalah yang paling impresif,” lanjutnya.

Berpeluang Raih Dua hingga Tiga Trofi

Redknapp juga menyoroti perubahan pendekatan permainan Arsenal. Ia menilai The Gunners sempat bermain terlalu hati-hati dan terkesan tegang. Namun, tiket ke final diyakini akan membuat mereka tampil lebih lepas.

“Sebelumnya mereka terlihat kaku dan bermain aman. Sekarang saya rasa The Gunners bisa mulai bermain lebih bebas, dan kita akan melihat versi terbaik mereka seperti di awal musim,” jelas Redknapp.

Dengan Arsenal masih bertahan di empat kompetisi—Premier League, Liga Champions, FA Cup, dan Carabao Cup—optimisme Redknapp pun semakin tinggi.

“Tidak ada alasan Arsenal tidak bisa memenangkan dua, bahkan tiga trofi musim ini,” tegasnya.

Arteta: Kemenangan Ini Vitamin Terbaik untuk Tim

Di sisi lain, Mikel Arteta mengaku sangat emosional dengan keberhasilan timnya. Ia menyebut malam tersebut sebagai momen istimewa, terlebih setelah Arsenal sempat mendapat cemoohan dari publik usai kekalahan melawan Manchester United.

Atmosfer Emirates Stadium yang kembali bergemuruh dinilai Arteta menjadi faktor penting dalam kemenangan ini.

“Pemain inti, pemain pengganti, hingga staf, semuanya terlibat. Ini benar-benar magis. Kami menghadapi lawan kuat dan berhasil lolos ke Wembley,” ujar Arteta.

Pelatih asal Spanyol itu juga memberikan pujian khusus kepada para suporter The Gunners yang terus memberi energi sepanjang pertandingan.

“Suporter hari ini luar biasa. Mereka memberikan keyakinan dan dorongan besar kepada tim di momen-momen sulit,” tambahnya.

Tak Harus Main Indah, yang Penting Menang

Menanggapi kritik soal gaya bermain Arsenal, Redknapp menegaskan bahwa estetika bukanlah prioritas utama ketika sebuah tim sedang memburu gelar.

“Arsenal saat ini adalah tim yang dibangun untuk menang,” ucapnya.

Ia bahkan membandingkan situasi ini dengan The Gunners era juara liga 1989 yang juga tidak selalu tampil atraktif.

“Sepak bola tidak selalu harus indah. Pada akhirnya, yang diingat orang hanya siapa yang mengangkat trofi, bukan bagaimana caranya,” pungkas Redknapp.

Dengan performa konsisten dan mental juara yang mulai terbentuk, Arsenal kini benar-benar berada di jalur yang tepat untuk menjadikan musim ini sebagai salah satu yang paling sukses dalam era Mikel Arteta.

Sumber: Bola.net