Portal Olahraga Terupdate – Real Madrid memulai musim La Liga dengan performa yang meyakinkan. Usai menaklukkan Osasuna 1-0 lewat penalti Mbappe dan meraih kemenangan 3-0 atas Real Oviedo berkat dua gol Mbappe ditambah gol Vinicius Junior, tim asuhan Carlo Ancelotti mempertahankan tren positifnya. tetap mempertahankan tren positifnya. tren positif pada pekan ketiga. Kali ini, Los Blancos berhasil menundukkan Real Mallorca 2-1 di kandang sendiri, Santiago Bernabeu.
Pertandingan melawan Mallorca sempat berjalan menantang bagi Madrid. Vedat Muriqi berhasil membawa tim tamu unggul lebih dulu pada menit ke-18. Arda Guler dan Vinicius Junior sukses mengubah keadaan hanya dalam dua menit, membawa Madrid unggul di pertandingan.
Gol Vinicius menjadi momen krusial dalam laga ini. Dengan ketenangan luar biasa, ia memaksimalkan peluang untuk memastikan kemenangan 2-1 bagi Madrid. Hasil ini sekaligus menegaskan kembalinya sang pemain ke performa terbaiknya.
Momentum di Santiago Bernabeu
Kemenangan atas Mallorca menjadi bukti ketangguhan mental Madrid. Meski sempat tertinggal, tim mampu merespons dengan cepat dan tepat sasaran. Suasana di Bernabeu jelas memberikan dorongan ekstra bagi para pemain.
Gol dari sundulan Arda Guler membawa pertandingan ke skor seimbang. Pemain muda ini semakin menunjukkan kapasitasnya untuk menembus skuad utama Xabi Alonso. Golnya menjadi pemicu kebangkitan Madrid sepanjang sisa pertandingan.
Tak sampai semenit berselang, Vinicius menambah kegembiraan dengan sepakan brilian yang membalikkan keadaan dan mengubah atmosfer stadion. Kepercayaan diri Madrid meningkat signifikan hingga peluit akhir pertandingan berbunyi.
Vinicius Junior Kembali Menyala
Musim lalu, Vinicius sempat mengalami penurunan performa. Selama 30 pertandingan La Liga, catatan golnya hanya mencapai 11, sehingga posisinya mulai kalah di banding Mbappe. Bahkan di Piala Dunia Antarklub, kontribusinya terbatas dengan satu gol saja.
Kondisi ini memunculkan keraguan dari berbagai pihak. Pemain yang sempat di sebut calon Ballon d’Or itu seolah kehilangan sentuhan magisnya, dan publik Bernabeu mulai cemas menyaksikan penurunan performanya.
Namun, musim ini cerita berubah. Tiga pertandingan awal menunjukkan peran besar Vinicius, yang berkontribusi dalam hampir separuh gol tim. Penampilannya melawan Mallorca menjadi bukti bahwa ketajamannya telah kembali, menegaskan bahwa sang bintang kembali ke jalur yang tepat.
Madrid dan Harapan Baru
Dengan Vinicius kembali menemukan performa terbaiknya, Madrid memiliki alasan untuk optimistis. Di usia 25 tahun, ia berada di puncak kematangan, dan kombinasi permainannya dengan Mbappe berpotensi menjadi senjata mematikan di lini depan.
Los Blancos kini menunjukkan kekompakan yang lebih baik, baik saat menyerang maupun bertahan. Kolaborasi Alexander-Arnold, Guler, Mbappe, dan Vinicius saling melengkapi di lapangan, menciptakan dinamika yang membuat Madrid semakin berbahaya musim ini.
Harapan kembali hidup di Bernabeu. Ketajaman Vinicius menjadi simbol kebangkitan tim, dan setiap gol yang di cetaknya terasa seperti janji bahwa Madrid siap kembali bersaing merebut trofi juara.
Sumber: Bola.net