Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey, Awal Era Arbeloa Langsung DiujiReal Madrid Tersingkir dari Copa del Rey, Awal Era Arbeloa Langsung Diuji

Portal Olahraga Terupdate – Langkah Real Madrid di ajang Copa del Rey harus terhenti lebih cepat dari yang diperkirakan. Klub raksasa Spanyol tersebut secara mengejutkan takluk dari Albacete, tim kasta kedua, dalam pertandingan yang sekaligus menjadi debut resmi Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala.

Bermain di Estadio Carlos Belmonte, Madrid gagal memanfaatkan dominasi permainan yang mereka tunjukkan. Meski sempat menyamakan kedudukan, Los Blancos tidak mampu menjaga kestabilan permainan hingga laga usai.

Albacete keluar sebagai pemenang berkat gol Javi Villar pada menit ke-42 serta dua gol penyerang pengganti Jefte Betancor di menit ke-82 dan 90+4. Sementara itu, Madrid hanya mampu membalas lewat Franco Mastantuono (45+3’) dan Gonzalo Garcia (90+1’).

Hasil ini memperpanjang periode sulit Real Madrid setelah sebelumnya juga kalah dari Barcelona di ajang Piala Super Spanyol.

Gol Balasan Tak Mampu Hindarkan Madrid dari Kekalahan

Albacete membuka keunggulan lebih dulu melalui skema bola mati. Sundulan keras Javi Villar memanfaatkan sepak pojok Jose Lazo sukses menembus gawang Andriy Lunin pada menit ke-42.

Real Madrid baru bisa menyamakan skor menjelang turun minum. Franco Mastantuono, pemain muda berusia 18 tahun, memanfaatkan kelengahan lini pertahanan dan kesalahan kiper Raul Lizoain untuk mencetak gol dari jarak dekat di masa injury time babak pertama.

Sepanjang paruh pertama, Madrid tampil dominan dengan penguasaan bola mendekati 80 persen. Namun, dominasi tersebut tidak di imbangi dengan efektivitas penyelesaian akhir, sehingga skor imbang bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan menjadi lebih seimbang. Arbeloa mencoba meningkatkan intensitas serangan melalui sejumlah pergantian pemain demi mencari gol tambahan.

Pergantian Pemain Berujung Petaka

Pada awal babak kedua, Alvaro Arbeloa melakukan perombakan dengan memasukkan empat pemain sekaligus, termasuk David Alaba, Eduardo Camavinga, dan Daniel Carvajal. Strategi ini ditujukan untuk menekan Albacete dan mengamankan kemenangan.

Namun, keputusan krusial justru datang dari kubu tuan rumah. Pelatih Albacete, Alberto Gonzalez, berhasil membaca situasi dan mendapat hasil maksimal dari pergantian pemainnya.

Jefte Betancor yang masuk dari bangku cadangan tampil sebagai pembeda. Ia mencetak dua gol dalam delapan menit terakhir pertandingan, mengapit gol penyama kedudukan Gonzalo Garcia. Gol-gol tersebut memastikan kemenangan bersejarah Albacete sekaligus mengantar mereka ke babak perempat final Copa del Rey.

Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan bagi Madrid, mengingat Albacete saat ini masih berada di peringkat ke-17 Segunda Division. Ini juga menjadi kemenangan pertama Albacete atas klub pemilik 15 gelar Liga Champions tersebut.

Awal Era Arbeloa Penuh Tanda Tanya

Alvaro Arbeloa di tunjuk sebagai pelatih Real Madrid setelah kepergian Xabi Alonso pada Senin lalu. Pada laga debutnya ini, Arbeloa harus meramu tim tanpa sejumlah pemain penting seperti Kylian Mbappe, Rodrygo, dan Jude Bellingham.

Meski kondisi skuad tidak ideal, kekalahan dari tim papan bawah divisi kedua tetap di anggap sebagai pukulan berat. Hasil ini langsung menempatkan keputusan manajemen Madrid di bawah sorotan tajam publik dan media.

Sejak awal penunjukannya, sebagian pendukung di sebut telah mempertanyakan minimnya pengalaman Arbeloa di level kepelatihan senior. Kekalahan ini pun di nilai semakin memperkuat keraguan tersebut.

Alih-alih membuka era baru dengan optimisme, perjalanan Arbeloa bersama Real Madrid justru di mulai dengan rasa kecewa dan kebingungan. Kesabaran yang mungkin di harapkan dari para pendukung disebut langsung terkikis oleh hasil mengejutkan ini.

Sumber: Bola.net