Portal Olahraga Terupdate – Nama Cole Palmer kembali menjadi sorotan dalam bursa transfer Liga Inggris. Gelandang serang Chelsea tersebut di kabarkan berpotensi kembali ke Manchester, kota yang memiliki ikatan emosional kuat dengan dirinya sejak kecil.
Sejumlah laporan media Inggris mengaitkan Palmer dengan Manchester United, klub yang di sebut memiliki kedekatan personal dengan sang pemain dari sisi keluarga dan latar belakang daerah. Faktor tersebut di nilai turut memengaruhi spekulasi masa depan Palmer, meski ia masih terikat kontrak bersama Chelsea.
Isu ketidakbetahan tinggal jauh dari kampung halaman atau faktor homesick juga memperkuat rumor bahwa Palmer membuka peluang untuk mencari klub baru yang lebih dekat dengan Manchester.
Faktor Homesick dan Kondisi Chelsea
Chelsea merekrut Cole Palmer pada 2023 setelah ia kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di tim utama Manchester City. Kepindahan tersebut kemudian di nilai sebagai langkah yang cukup berhasil, baik bagi pemain maupun klub.
Namun, Chelsea kerap digambarkan berada dalam fase transisi dengan dinamika internal yang belum sepenuhnya stabil. Jika arah pembangunan klub tidak sejalan dengan ambisi pribadi Palmer, peluang untuk mencari tantangan baru di nilai tetap terbuka.
Beberapa laporan media Inggris, termasuk The Sun, menyebut Palmer belum sepenuhnya merasa nyaman menetap di wilayah selatan Inggris. Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa ia mempertimbangkan kepindahan ke klub yang lokasinya lebih dekat dengan rumahnya di Manchester.
Posisi Manchester United dalam Perburuan Palmer
Dari sisi performa tim, Manchester United memang tengah menghadapi periode sulit setelah finis di peringkat ke-15 liga musim lalu dan gagal lolos ke kompetisi Eropa. Situasi tersebut membuat transfer pemain dengan kualitas seperti Cole Palmer terlihat tidak mudah.
Meski demikian, Manchester United di sebut tetap memiliki daya tarik tersendiri. Faktor finansial di nilai bukan kendala besar, meskipun performa tim belum sepenuhnya konsisten di atas lapangan.
Selain itu, terdapat kemungkinan Manchester United justru tampil di Liga Champions musim depan. Sebaliknya, Chelsea menghadapi risiko finis di luar empat atau lima besar klasemen, tergantung pada perhitungan koefisien liga Inggris.
Pilihan Klub Palmer Dinilai Mengerucut
Jika faktor homesick benar-benar menjadi pertimbangan utama, maka opsi klub tujuan Cole Palmer di perkirakan sangat terbatas. Dalam skenario tersebut, Manchester United di nilai sebagai pilihan paling realistis.
Kepindahan ke Liverpool di sebut sulit terwujud, begitu pula peluang kembali ke Manchester City meskipun Palmer merupakan lulusan akademi klub tersebut. Sementara itu, opsi menuju klub seperti Everton, Burnley, atau Leeds United di anggap kurang kompetitif bagi pemain berusia 23 tahun itu.
Situasi ini membuat Manchester United di sebut berada dalam posisi yang cukup menguntungkan apabila benar-benar serius ingin merekrut Palmer.
Biaya Transfer Besar dan Harapan di Era INEOS
Untuk mendatangkan Cole Palmer, Manchester United di perkirakan harus menyiapkan dana transfer yang sangat besar. Nilainya di sebut berpotensi melampaui 100 juta poundsterling, di tambah tuntutan gaji tinggi serta jaminan peran utama di laga-laga penting.
Palmer di nilai bisa menjadi figur sentral dalam proyek jangka panjang Manchester United di bawah kendali INEOS. Profilnya di anggap cocok sebagai wajah baru klub yang tengah membangun ulang kekuatan tim.
Sejak Sir Jim Ratcliffe resmi masuk ke Old Trafford, ia berulang kali menegaskan komitmen untuk menghadirkan talenta terbaik Inggris. Dalam konteks tersebut, Cole Palmer kerap di sebut sebagai salah satu nama paling menonjol di generasinya saat ini.
Sumber: Bola.net

