Portal Olahraga Terupdate – Real Madrid secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Xabi Alonso setelah sang pelatih hanya menjalani masa tugas selama tujuh bulan di Santiago Bernabeu. Keputusan tersebut diumumkan tak lama setelah Los Blancos menelan kekalahan dari Barcelona pada partai final Piala Super Spanyol.
Kepergian Xabi Alonso menandai berakhirnya proyek jangka pendek yang sejak awal dibangun dengan ekspektasi tinggi. Namun, performa tim yang dinilai belum sesuai target membuat manajemen mengambil langkah tegas.
Ekspektasi Tinggi, Performa Tak Maksimal
Xabi Alonso di datangkan pada bursa transfer musim panas lalu untuk menggantikan Carlo Ancelotti. Penunjukan ini sempat di sambut antusias, mengingat kesuksesan Alonso bersama Bayer Leverkusen di Bundesliga.
Sayangnya, hingga pertengahan musim, permainan Real Madrid belum menunjukkan perkembangan signifikan. Konsistensi permainan menjadi sorotan, terutama dalam laga-laga krusial yang menentukan nasib tim di berbagai kompetisi.
Kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi titik balik yang membuat manajemen kehilangan keyakinan terhadap proyek kepelatihan tersebut.
Prestasi Real Madrid di Bawah Xabi Alonso
Selama di tangani Xabi Alonso, Real Madrid mencatatkan hasil yang di nilai belum sejalan dengan ambisi klub:
- Piala Dunia Antarklub: langkah Madrid terhenti di babak semifinal
- La Liga: berada di peringkat kedua klasemen, tertinggal empat poin dari Barcelona
- Liga Champions: menempati posisi ketujuh dengan dua pertandingan tersisa
Situasi tersebut di nilai tidak mencerminkan standar tinggi Real Madrid sebagai salah satu klub terbesar di Eropa.
Pernyataan Resmi Manajemen Real Madrid
Keputusan pemutusan kerja sama di umumkan secara resmi oleh manajemen Real Madrid pada Senin malam waktu setempat, kurang dari 12 jam setelah tim kembali ke Madrid.
Dalam pernyataannya, pihak klub menegaskan bahwa keputusan ini di ambil berdasarkan kesepakatan bersama.
“Real Madrid C.F. mengumumkan bahwa, berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama,” tulis pernyataan resmi klub.
“Klub mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh staf pelatih atas kerja keras serta dedikasi mereka, dan mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier selanjutnya.”
Arbeloa dan Klopp Jadi Kandidat Pengganti
Usai pemecatan Xabi Alonso, spekulasi mengenai sosok pelatih baru Real Madrid langsung mencuat. Manajemen di kabarkan mencari figur yang mampu memberikan dampak instan sekaligus menjaga stabilitas ruang ganti.
Nama Álvaro Arbeloa menjadi salah satu kandidat kuat dari internal klub. Saat ini ia menangani Real Madrid Castilla dan di kenal memahami filosofi serta budaya klub dengan baik, sehingga transisi di nilai bisa berjalan lebih mulus.
Selain itu, Jürgen Klopp kembali di kaitkan dengan kursi panas Santiago Bernabeu. Pengalaman panjang dan karisma mantan pelatih Liverpool tersebut di anggap mampu menghadapi tekanan besar yang selalu menyertai Real Madrid.
Masa Depan Real Madrid
Keputusan terkait pelatih baru akan sangat menentukan arah Real Madrid di sisa musim ini. Pemecatan Xabi Alonso sekali lagi menegaskan bahwa di klub raksasa Spanyol tersebut, toleransi terhadap hasil buruk sangatlah tipis.
Manajemen kini di hadapkan pada pilihan krusial demi menjaga peluang meraih gelar dan mempertahankan reputasi Los Blancos di level tertinggi sepak bola Eropa.
Sumber: Bola.net

