harry kaneharry kane

Portal Olahraga Terupdate – Bayern Munchen nyaris menelan hasil mengecewakan saat menjamu Mainz 05, tim yang menghuni papan bawah klasemen Bundesliga. Bermain di Allianz Arena, Die Roten harus berjuang keras sebelum akhirnya diselamatkan oleh penalti Harry Kane di menit-menit akhir pertandingan.

Hasil imbang 2-2 ini menjadi kejutan tersendiri mengingat perbedaan performa kedua tim. Bayern datang dengan catatan belum terkalahkan, sementara Mainz tengah berjuang keluar dari zona bawah klasemen.

Meski mendominasi penguasaan bola sejak awal laga, pasukan Vincent Kompany gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas. Ketumpulan di lini depan membuat dominasi Bayern tidak sepenuhnya berbuah kemenangan.

Di sisi lain, Mainz 05 yang kini dilatih Urs Fischer tampil disiplin dan penuh determinasi. Kerja keras mereka akhirnya terbayar dengan satu poin berharga dari markas raksasa Bavaria.

Penalti Harry Kane

Bayern Munchen berada dalam situasi sulit setelah tertinggal 1-2 pada babak kedua. Gol Lee Jae-sung membuat publik Allianz Arena terdiam dan menambah tekanan bagi tuan rumah.

Kondisi tersebut memaksa Bayern meningkatkan intensitas serangan. Vincent Kompany mengambil risiko dengan melakukan perubahan strategi serta memasukkan tenaga segar demi membongkar pertahanan Mainz.

Momentum penentu datang di penghujung laga ketika Harry Kane dilanggar di kotak penalti akibat tarikan jersey oleh Kacper Potulski. Wasit pun tanpa ragu menunjuk titik putih.

Kane yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang dari jarak 12 pas. Gol tersebut memastikan Bayern Munchen terhindar dari kekalahan pertama mereka musim ini.

Lennart Karl Remaja Ajaib Bayern Munchen

Sorotan positif juga tertuju pada Lennart Karl, pemain muda Bayern Munchen berusia 17 tahun. Ia tampil impresif dan membuka keunggulan Bayern pada menit ke-29.

Gol tersebut tercipta melalui kombinasi rapi yang melibatkan Michael Olise, Harry Kane, dan Serge Gnabry. Karl menyelesaikan peluang dari jarak dekat dengan penuh ketenangan.

Sebelumnya, Karl juga mencuri perhatian di Liga Champions, dan kepercayaan diri itu terbawa hingga Bundesliga. Sepanjang pertandingan, pergerakannya kerap merepotkan lini belakang Mainz.

Berkat kontribusi signifikan dalam menyerang maupun bertahan, Lennart Karl dinobatkan sebagai Man of the Match. Energi dan mobilitasnya memberi warna tersendiri bagi permainan Bayern.

Perlawanan Sengit Mainz 05

Mainz 05 datang ke Munich dengan status nonunggulan di bawah asuhan pelatih baru, Urs Fischer. Namun, mereka justru tampil berani dan mampu memberi perlawanan sengit.

Kiper Daniel Batz tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan krusial. Ia menggagalkan peluang emas yang diciptakan Serge Gnabry dan Harry Kane.

Gol penyeimbang Mainz tercipta di masa injury time babak pertama lewat sundulan Kacper Potulski, yang sempat mengguncang mental Bayern.

Pada babak kedua, Mainz bahkan berbalik unggul melalui tandukan Lee Jae-sung. Serangan balik cepat yang mereka bangun sukses memanfaatkan kelengahan lini pertahanan tuan rumah.

Pelatih Bayern Munchen Mengaku Kecewa Berat

Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, tak menutupi rasa kecewanya usai pertandingan. Ia menyesalkan banyaknya peluang emas yang gagal dimanfaatkan oleh timnya.

Menurut Kompany, Bayern seharusnya mampu meraih kemenangan dengan skor meyakinkan jika tampil lebih efektif di depan gawang. Karena itu, hasil imbang ini terasa seperti kehilangan dua poin.

“Kami jelas tidak puas, siapa pun lawannya dan di mana pun pertandingannya,” ujar Kompany.

“Kami selalu ingin menang, tetapi hari ini kami gagal mewujudkannya,” lanjutnya.

Meski demikian, Kompany tetap menilai timnya tampil dominan dan menciptakan banyak peluang berbahaya.

“Bagi lawan, hasil ini tentu sangat luar biasa,” akunya.

“Namun jujur saja, di hari lain kami bisa mencetak tiga atau empat gol tambahan,” pungkas Kompany.

Sumber: Bola.net